Arca Batu

Saat beristirahat di tempat bernama Jatiwangi, Ki Tepus Rumput, tokoh sentral sejarah Kadipaten Onje, mendengar suara kokok ayam jantan dari arah tenggara. Dengan mendengar kokok ayam tersebut Ki Tepus Rumput menduga, ada manusia lain yang mendiami tempat itu. Ki Tepus Rumput mencari tempat asal suara kokok ayam, ternyata ada sebuah padepokan yang dihuni Ki Onje Bukut. Di sekeliling  padhepokan itu ditumbuhi banyak pohon burus. Ki Tepus Rumput juga ditemui sosok manusia bernama Ki Kantharaga. Dalam pertemuannya itu Ki Tepus Rumput disuruh bertapa di wetan gunung gede (Gunung Slamet) yang bernama bukit Tukung. Setelah memberikan wejangan dan perintah, Ki Kantharaga menghilang lalu berubah wujud menjadi arca. Arca dari batu dengan bercak putih tersebut berusia ratusan tahun dan dijadikan Benda Cagar Budaya.


Bagikan ke Teman