Belik Pitu

Di Desa Onje, terdapat sedikitnya tujuh mata air (belik) yang dimanfaatkan warga setempat sebagai sumber air bersih untuk mandi, mencuci, dan air minum. Tujuh belik itu; Belik Gondok, Belik Dhomas, Belik Sendang Pancuran, Belik Daor, Belik Nagasari, Belik Jati Ragas, dan Belik Muli.

Pada gelaran Grebeg Onje ini, akan ada pengambilan air belik. Di Belik Gondok dan Belik Dhomas akan digelar ritualnya pada 18 Mei 2017, pagi hingga siang hari. Semua belik itu, mempunyai kisah yang melatari.

Belik Gondok

6. TUK BELIK GONDOK BAWAH MAKAM SINGAYUDHA RT 01 RW 01

Keberadaan belik ini hasil tirakat Ki Tepus Rumput. Setelah ia puasa tujuh hari dan memohon kepada Yang Maha Kuasa, dengan tiga kali hentakan kaki, muncul titik mata air yang kemudian diminum untuk berbuka puasa. Setelah berdirinya Kadipaten Onje, belik ini digunakan sebagai tempat mandi dan minum para ksatria dan pengawal kadipaten karena diyakini mengembalikan ilmu kanuragan atau kesaktian. Terletak di RT 01 RW 01.

 

Belik Dhomas

5. TUK DHOMAS KAUMAN RT 02 RW 02

Konon, belik ini tempat mandi khusus para putri dan perempuan kadipaten yang hendak menikah. Mata air belik yang terletak di daerah Kauman, RT 02 RW 02 ini keluar dari tanah bagian bawah sehingga dipercaya mampu membuka aura kecantikan dan berkhasiat awet muda bagi perempuan.

 

Belik Sendang Pancuran

7. TUK SENDANG PANCURAN RT 02 RW 06

Konon, ada seorang putri Raja Cirebon yang sudah menikah selama 15 tahun namun belum dikaruniai keturunan. Setelah mendatangi Raden Sayyid Kuning, diperintahkan mandi dan minum air Belik Sendang Pancuran. Tidak lama, putri raja itu datang kembali bersama suaminya sudah dalam kondisi mengandung. Karena itu, belik yang terletak di RT 02 RW 06 ini dipercaya masyarakat setempat untuk mandi dan minum air belik bagi pasangan suami-istri yang baru menikah agar mudah berketurunan dan awet muda.

 

Belik Daor

1.TUK BELIK DAOR RT 01 RW 06

Keberadaan belik yang terletak di RT 01 RW 06 ini dipercaya sebagai belik yang pertama kali ada di wilayah Onje. Konon, belik ini sebagai tempat mandi para bidadari yang turun dari khayangan. Masyarakat waktu itu, sangat bergantung pada mata air belik ini untuk menyuburkan tanah pertanian.

 

Belik Nagasari

Dahulu, di sini sebagai tempat mensucikan diri Ki Tepus Rumput sebelum bertapa, mendekatkan diri pada Sang Pencipta untuk mendapatkan petunjuk-Nya. Setelahnya, menjadi salah satu tempat para resi/kiai melakukan ritual sebelum meditasi hingga saat ini. Belik ini terletak di daerah Kauman, belakang Masjid R. Sayyid Kuning.

 

Belik Jati Ragas

2. TUK JATI RAGAS RT 01 RW 08

Mata air belik yang terletak di RT 01 RW 08 ini berasal dari pegunungan Jati Ragas yang tidak pernah mengering. Dari belik inilah, para jawara lahir hasil dari penggemblengan di pegunungan Jati Ragas. Setelah lulus dalam mengolah ilmu kanuragan, para jawara disucikan di belik ini.

 

Belik Muli

Di belik ini, tempat para seniman, kala itu, mandi sebelum menggelar pertunjukan di kadipaten. Bagi para pelaku seni tradisi, membersihkan diri di belik yang terletak di RT 02 RW 01 ini diyakini mampu menghadirkan kekuatan (indang) yang bisa memikat penonton.


Bagikan ke Teman