Situs Batu Dakon

Situs batu yang dilindungi sebagai Benda Cagar Budaya ini merupakan situs prasejarah dan terletak tak jauh dari Jojok Telu. Dikisahkan, Dakon atau yang disebut Watu Lumpang ini merupakan peninggalan dukun bayi semasa Adipati Onje II. Kemudian, nama Lumpang dijadikan nama komplek makam yang berada tak jauh dari situs tersebut.

Belik Pitu

Di Desa Onje, terdapat sedikitnya tujuh mata air (belik) yang dimanfaatkan warga setempat sebagai sumber air bersih untuk mandi, mencuci, dan air minum. Tujuh belik itu; Belik Gondok, Belik Dhomas, Belik Sendang Pancuran, Belik Daor, Belik Nagasari, Belik Jati Ragas, dan Belik Muli. Pada gelaran Grebeg Onje ini, akan ada pengambilan air belik. Di Belik Gondok dan Belik Dhomas akan digelar ritualnya pada 18 Mei 2017, pagi hingga siang hari. Semua belik itu, mempunyai kisah yang melatari.

Raden Sayyid Kuning

Raden Sayyid Kuning atau Ngabdullah Syarif adalah ulama Cirebon keturunan bangsa Arab yang ditugaskan Adipati Onje II untuk mengajarkan agama Islam di Kadipaten Onje. Ngabdullah Syarif dinikahkan dengan Kuningwati anak Adipati Onje II dari istri bernama Pakuwati yang kemudian dikenal dengan nama Sayyid Kuning. Mbah Sayyid Kuning dimakamkan di komplek pemakaman Nagasari yang banyak didatangi para peziarah dari berbagai kota.

Makam Medang

Makam yang terletak di pinggir jalan utama Desa Onje dekat jembatan sungai Paingen ini merupakan makam istri Adipati Onje II. Ada dua makam di lokasi ini, yaitu makam istri adipati bernama Dewi Pakuwati putri Adipati Cipaku dan Dewi Kelingwati putri Adipati Pasir Luhur. Konon, waktu Kadipaten Onje masih berdiri, tempat ini merupakan dapur kadipaten.

 

Adipati Onje II

Adipati Onje II (Raden Anyakrapati) merupakan anak Sultan Hadiwijaya (Jaka Tingkir) Raja Kerajaan Pajang dari selir putri Adipati Menoreh yang bernama Kencana Wungu. Raden Anyakrapati menjadi Adipati Onje II sekitar tahun 1590 M setelah menggantikan Ki Tepus Rumput atau Adipati Ore-Ore. Di bawah kepemimpinan Adipati Onje II, Kadipaten Onje menjadi kadipaten yang luas kekuasaannya. Makam Adipati Onje II dan tokoh lain terletak di Grumbul Pesawahan Desa Karangturi. Makam ini terpisah dari makam lain dibatasi benteng batu (kandang sengker) dengan pintu gerbang.